Tingginya Curah Hujan Sebabkan Jembatan di Desa Songing Sinjai Ambruk, Akses Antar Dusun Terputus

- 23 April 2024, 20:22 WIB
Jembatan penghubung antara Dusun Tonasa dengan Dusun Balemengko di Desa Songing, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan ambruk, Senin (22/4/2024)
Jembatan penghubung antara Dusun Tonasa dengan Dusun Balemengko di Desa Songing, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan ambruk, Senin (22/4/2024) /Foto: BPBD Sinjai

JURNAL SINJAI - Sebuah jembatan di Desa Songing, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan ambruk pada Senin (22/4/2024) sekira pukul 13.30 Wita. Ambruknya jembatan ini diakibatkan oleh derasnya arus sungai yang disebabkan oleh tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai, Budiaman, jembatan tersebut merupakan penghubung antara Dusun Tonasa dengan Dusun Balemengko. Jembatan ini juga menjadi akses jalan pintas bagi warga Desa Songing untuk menuju Desa Puncak.

"Saat ini kondisi jembatan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Sementara waktu ditutup, termasuk untuk pejalan kaki," jelas Budiaman dikutip dari RRI.co.id.

Baca Juga: Jemaah Calon Haji Kabupaten Jeneponto Tahun Ini Berjumlah 362, Paling Tua 94 Tahun

Menurut Budiaman sebelumnya warga yang biasa melintas di jembatan tersebut hanya menempuh 100 meter menuju pasar. Namun saat ini warga harus menempuh jalan alternatif sejauh 1 Kilometer (Km). 

"Kita telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Sinjai untuk segera melakukan penanganan darurat," tutur Budiaman.

Diketahui, cuaca buruk terjadi pada hampir sebagian besar wilayah Kabupaten Sinjai akhir-akhir ini. Bahkan, dari hasil identifikasi BPBD Sinjai ada 12 titik longsor yang terjadi pada pekan lalu di ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Sinjai Borong dan Sinjai Barat.***

Editor: Wahyudi

Sumber: RRI


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah